Edi Damansyah: Kukar Berkomitmen Sukseskan Rembuk KTNA 2025
TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, menegaskan komitmen daerahnya untuk menyukseskan penyelenggaraan Rembuk Nasional dan Expo Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-54 yang akan berlangsung pada September 2025.
Komitmen tersebut disampaikan Edi saat menerima kunjungan Ketua Umum KTNA Nasional, Mohammad Yadi Sofyan Noor, beserta jajaran di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar.
Dalam pertemuan itu, KTNA Nasional meninjau kesiapan administrasi dan fasilitas yang akan digunakan selama acara berlangsung.
“Kami tentunya dalam kapasitas Pemerintah Kabupaten Kukar berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Dari beberapa kali pertemuan dan bincang-bincang santai, akhirnya KTNA pusat menetapkan Kutai Kartanegara sebagai tuan rumah,” ujar Edi, Kamis (27/2/2025).
Menurut Mohammad Yadi Sofyan Noor, persiapan acara ini telah mencapai tahap akhir, termasuk kesiapan administrasi dan infrastruktur yang akan mendukung kelancaran kegiatan.
“Kami laporkan bahwa persiapan tadi malam sudah kami clearkan, baik administrasi maupun fasilitas kegiatan. Intinya, hampir-hampir sudah clear,” katanya.
Acara ini diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 2.500 peserta dari anggota KTNA. Jumlah tersebut berpotensi bertambah dengan kehadiran rombongan bupati, wali kota, kepala dinas, peserta expo, serta tamu lainnya yang datang secara swadaya.
Edi Damansyah menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara protokoler birokrasi dengan tradisi petani dan nelayan dalam pelaksanaan acara.
“Kami ingin memastikan bahwa protokoler birokrasi tidak menghilangkan tradisi para petani dan nelayan. Sebaliknya, kita harus mampu mengkolaborasikannya agar tetap sesuai dengan karakteristik KTNA,” jelasnya.
Dari sisi pendanaan, Pemerintah Kabupaten Kukar berkomitmen untuk mengawal anggaran yang telah disiapkan serta menjalin komunikasi dengan berbagai pihak dan mitra sponsor.
“Harapan kami, dengan pagu anggaran yang telah tersedia, kami juga meminta dukungan dari Ketua KTNA Nasional dan jajaran dalam mengorganisir serta menjalin kemitraan dengan sponsor,” ungkap Edi.
Selain itu, ia menyarankan agar tema acara tetap berfokus pada sektor pangan, sejalan dengan target nasional dalam mencapai swasembada pangan pada 2025.
“Berkaitan dengan tema, saran kami adalah agar tetap dalam koridor topik pangan, karena kebijakan nasional menargetkan Indonesia mencapai swasembada pangan pada 2025,” pungkasnya. (*)
(Adv/Diskominfo/Kukar)
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








