Pemkab Kukar Perluas Cakupan Program Kukar Berkah
TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menghadirkan Program Kukar Berkah 2025, dengan cakupan yang lebih luas dan penerima manfaat yang semakin diprioritaskan. Tahun ini, guru ngaji dan penggali kubur menjadi fokus utama, sebagai bentuk apresiasi atas peran besar mereka dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Dendy Irwan Fahriza, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sosial, tetapi juga upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan bagi profesi yang sering luput dari perhatian.
“Kami menyadari betapa besar jasa para guru ngaji dalam membentuk karakter generasi muda serta penggali kubur yang selalu siap siaga dalam tugasnya. Oleh karena itu, tahun ini mereka menjadi fokus utama penerima manfaat program Kukar Berkah,” ungkapnya, Kamis (6/3/2025).
Selain menyasar guru ngaji dan penggali kubur, Kukar Berkah 2025 juga terus merealisasikan bantuan operasional bagi pondok pesantren (Ponpes) melalui dana hibah serta program rehabilitasi rumah ibadah yang didukung oleh belanja hibah pemerintah.
Pemkab Kukar juga sedang menyempurnakan sistem pendistribusian bantuan agar lebih tepat sasaran dan transparan, memastikan bahwa manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.
Tak hanya memberikan bantuan langsung, Pemkab Kukar juga menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar untuk menyiapkan sertifikasi resmi bagi guru ngaji. Langkah ini bertujuan memberikan pengakuan formal dan jaminan kesejahteraan bagi mereka yang telah berkontribusi dalam pendidikan agama.
“Kami akan merancang program ini lebih matang lagi sesuai dengan RPJMD terbaru, agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan,” tutupnya.
(Adv/Diskominfo/Kukar)
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now






