Palagan Media
Beranda Kutai Kartanegara Pemkab Kukar Pastikan Stok LPG 3 Kg dan Bahan Pokok Aman Jelang Idulfitri

Pemkab Kukar Pastikan Stok LPG 3 Kg dan Bahan Pokok Aman Jelang Idulfitri

Foto : Ilustrasi pengecekan bahan pokok (Istimewa)

TENGGARONG – Menjelang perayaan Idulfitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan stok LPG 3 kilogram (kg) dan bahan pokok penting (Bapokting) tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Pemantauan ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Ramadan hingga Lebaran.

Asisten I Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ahmad Taufik Hidayat, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kelancaran distribusi LPG subsidi dan bahan pokok agar tidak terjadi kelangkaan di pasaran.

“Kami terus memantau distribusi LPG 3 kg serta bahan pokok lainnya untuk memastikan stok tetap tersedia dan penyaluran berjalan dengan baik, terutama menjelang Idulfitri yang biasanya diiringi lonjakan permintaan,” ujar Taufik, Jumat (14/3/2025).

Selain menjamin ketersediaan, Pemkab Kukar juga mengawasi harga LPG 3 kg agar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp19 ribu per tabung. Jika ditemukan adanya praktik penjualan di atas harga yang ditentukan, pemerintah akan segera bertindak untuk menegakkan aturan.

“Kami akan terus melakukan pengawasan di lapangan. Jika ada agen atau pengecer yang menjual di atas HET, tentu akan kami tindak agar masyarakat tidak dirugikan,” tegasnya.

Selain LPG, persediaan bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan kebutuhan lainnya juga telah dipastikan aman hingga Lebaran. Pemkab Kukar juga terus berupaya mencegah praktik curang dalam pendistribusian bahan pokok bersubsidi.

“Kami mengimbau kepada para pedagang untuk menjaga kualitas, takaran, dan harga jual sesuai dengan kebijakan yang berlaku agar tidak merugikan masyarakat,” lanjutnya.

Selain pengawasan distribusi, Pemkab Kukar juga aktif menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai kecamatan guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Program ini bertujuan untuk memberikan akses bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama bagi masyarakat kurang mampu.

“Intervensi harga terus kami lakukan, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah. Dengan cara ini, kami harap masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar, tanpa terbebani lonjakan harga jelang Lebaran,” pungkas Taufik.

(Adv/Diskominfo/Kukar)

Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan