Taman Patung Bung Karno, Ikon Baru Sangasanga yang Ditargetkan Rampung 2025
TENGGARONG – Kecamatan Sangasanga, Kutai Kartanegara (Kukar), segera memiliki ikon baru dengan hadirnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) lengkap dengan patung Presiden pertama Republik Indonesia, Bung Karno. Taman seluas 1,2 hektare ini tidak hanya dirancang sebagai ruang publik, tetapi juga menjadi monumen yang merepresentasikan nilai-nilai perjuangan di kecamatan yang dikenal dengan sebutan Kota Juang itu.
Camat Sangasanga, Dachriansyah, mengungkapkan bahwa pembangunan patung Bung Karno telah rampung sepenuhnya, sementara pengerjaan taman hijau di sekitarnya kini tengah berlangsung. Proyek ini diharapkan selesai pada 2025 dan akan menjadi pusat aktivitas masyarakat, sekaligus magnet baru bagi wisatawan.
“Patung Bung Karno menjadi elemen utama taman ini. Selain mempercantik kawasan, patung ini juga menjadi simbol perjuangan, sejalan dengan sejarah heroik Sangasanga. Kami optimis taman ini akan menjadi kebanggaan baru masyarakat,” ujar Dachriansyah, Senin (18/11/2024).
Taman hijau ini terletak di lokasi strategis dekat Jembatan Sangasanga. Konsep kawasan ini asalah memadukan fungsi rekreasi, olahraga, dan edukasi. Sebagai ruang terbuka publik, kawasan ini dilengkapi dengan jalur pedestrian, area hijau, dan fasilitas untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Dachriansyah menyebutkan, kehadiran taman ini juga dirancang untuk menggerakkan roda ekonomi lokal, terutama sektor kuliner dan kerajinan “Selain menjadi tempat santai, taman ini akan dilengkapi area khusus bagi pelaku UMKM, sehingga masyarakat dapat menikmati berbagai produk lokal sekaligus mendukung ekonomi warga sekitar,” tambahnya.
Salah satu rencana besar terkait taman ini adalah pemindahan lokasi Expo Merah Putih, acara tahunan yang digelar setiap 27 Januari untuk memperingati sejarah perjuangan Sangasanga. Dachriansyah optimistis, dengan lokasi baru yang lebih representatif, acara ini dapat menjadi lebih meriah dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
“Expo Merah Putih selalu menjadi momen penting bagi Sangasanga. Dengan memanfaatkan RTH sebagai lokasi baru, kami yakin acara ini akan semakin besar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Saat ini, proses pembangunan taman terus digarap oleh Dinas Pekerjaan Umum Kukar. Fokus utama pengerjaan meliputi semenisasi jalur pedestrian, penanaman pohon untuk penghijauan, dan penataan fasilitas umum. Dachriansyah menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga fasilitas ini setelah resmi dibuka.
“RTH ini adalah milik kita bersama. Kami harap masyarakat bisa turut menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan bijak, sehingga dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” tutupnya.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now






