Sapto Ingatkan Pentingnya Tata Kelola Tepat untuk Sukseskan Koperasi Merah Putih di Kaltim
PALAGANMEDIA.ID, Samarinda – Program Koperasi Merah Putih yang diinisiasi Kementerian Sosial dan digadang-gadang mampu menciptakan jutaan lapangan kerja baru, mendapat sorotan dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada pengelolaan yang matang dan sumber daya manusia yang kompeten.
Kaltim sendiri akan mengubah 400 koperasi menjadi Koperasi Merah Putih dengan dana besar mencapai Rp3 miliar per koperasi. Dana tersebut bukan hibah, melainkan pinjaman yang harus dikembalikan, sehingga pengelolaannya harus sangat hati-hati.
“Ini bukan sekadar rebranding, tapi perubahan sistem yang membawa tanggung jawab besar. Jika salah kelola, bukan hanya koperasi yang terdampak tapi ekonomi desa bisa ikut terganggu,” ujar Sapto.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menambahkan bahwa legalitas dan struktur organisasi koperasi menjadi perhatian utama jelang peluncuran program pada 12 Juli 2025 mendatang, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.
Sapto menekankan perlunya pendampingan, pelatihan, dan pengawasan berkelanjutan agar program ini tidak mengulangi kegagalan masa lalu yang disebabkan ketidakseriusan pengelolaan dana.
Presiden Prabowo dijadwalkan meresmikan program ini pada 28 Oktober 2025, sementara Menteri Koordinator Perekonomian, Zulkifli Hasan, memperkirakan program ini dapat menciptakan hingga dua juta lapangan kerja baru.
Untuk mendukung percepatan pembentukan koperasi, Sapto meminta optimalisasi Belanja Tak Terduga (BTT) daerah dan memastikan pengurus desa benar-benar memahami dan siap menjalankan program.
“Desa tidak hanya butuh dana, tapi juga pendampingan dan sistem pengawasan yang kuat agar keberlangsungan koperasi terjaga,” tutupnya. (Ahmad/Adv/DPRDKaltim)
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now






