24 Tim Bertarung di Pekan Kedua Fire Fighter Volunteer Game Competition
TENGGARONG – Adu ketangkasan dan kekompakan semakin memanas dalam Fire Fighter Volunteer Game Competition yang memasuki pekan kedua. Sebanyak 24 tim relawan pemadam kebakaran (Redkar) dari berbagai kecamatan bersaing dalam tantangan seru dan penuh adrenalin.
Kompetisi yang digagas oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kutai Kartanegara (Kukar) ini semakin menarik seiring bertambahnya jumlah peserta dan meningkatnya tingkat kesulitan tantangan.
Kepala Disdamkarmat Kukar, Fida Hurasani, mengungkapkan bahwa antusiasme tinggi dari peserta menjadi bukti semangat besar Redkar dalam meningkatkan keterampilan dan kesiapan mereka di lapangan.
“Tantangan di pekan kedua ini lebih berat dan berbeda dari sebelumnya. Tapi, semangat peserta justru semakin membara! Peserta bertambah menjadi 24 tim, dan kami membuka kesempatan seluas-luasnya karena tujuan utama dari kompetisi ini adalah membangun kebersamaan dan meningkatkan kesiapan relawan,” ujarnya, Sabtu (15/3/2025).
Pria yang akrab disapa Afe ini menjelaskan bahwa kompetisi ketangkasan ini bukan sekadar ajang unjuk kemampuan, tetapi juga sarana pelatihan untuk meningkatkan kapasitas Redkar sesuai dengan standar operasional petugas pemadam kebakaran.
“Sebelum mereka terjun ke tantangan, seluruh peserta menjalani pelatihan terlebih dahulu. Ini bukan hanya soal adu cepat atau kuat, tetapi juga bagaimana mereka bisa bekerja dengan teknik yang benar, sesuai dengan standar pemadam kebakaran. Aspek fisik, teknik, keterampilan, kecepatan, kekompakan tim, hingga kehati-hatian menjadi faktor utama,” jelasnya.
Kompetisi ini dirancang dalam tiga tahapan, dengan setiap pekan menyajikan tantangan yang lebih kompleks. Pada minggu ketiga, tantangan akan difokuskan pada simulasi evakuasi korban dan teknik bantuan pernapasan menggunakan boneka RGP.
“Setelah melewati pekan kedua ini, peserta akan mendapatkan pelatihan tambahan sebelum menghadapi tantangan di tahap ketiga. Kompetisi ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi juga ajang pembelajaran yang terus berkembang. Yang terpenting, mereka pulang dengan ilmu dan keterampilan yang lebih matang,” tandasnya.
(Adv/Diskominfo/Kukar)
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now






