Loh Sumber Menjadi Desa Mandiri, Bukti Nyata Kekuatan Inovasi dan Gotong Royong
TENGGARONG – Dari sebuah desa agraris yang dahulu berjalan dengan pola konvensional, Desa Loh Sumber di Kecamatan Loa Kulu kini menjelma menjadi pionir transformasi digital dan kolaborasi pembangunan antar stakeholder di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Perubahan besar itu diakui pemerintah dengan status Desa Mandiri yang resmi disandang sejak awal tahun 2025. Di balik pencapaian ini, ada visi kuat dan kepemimpinan adaptif dari Kepala Desa Sukirno. Alih-alih hanya fokus pada pembangunan fisik, ia justru menekankan pentingnya membangun “mental mandiri” bagi warganya.
“Kemandirian itu bukan hanya soal angka atau infrastruktur, tapi soal keberanian warga untuk ikut ambil bagian, berpikir kreatif, dan memanfaatkan teknologi yang ada,” ujar Sukirno, Selasa (8/4/2025).
Langkah pertama dimulai dari reformasi sistem layanan desa. Dengan mengadopsi sistem informasi desa berbasis digital, administrasi kini berjalan lebih cepat dan transparan. Data kependudukan, anggaran, hingga layanan sosial dapat diakses secara real-time yang menumbuhkan kepercayaan sekaligus efisiensi.
Tak berhenti di sana, BUMDes Sumber Purnama yang sempat stagnan, kini dihidupkan kembali sebagai mesin penggerak ekonomi lokal. Melalui skema pemberian modal dan pendampingan, para petani didorong untuk tidak hanya menanam dan memanen, tapi juga memasarkan hasil secara mandiri, termasuk lewat platform digital.
“Kami bantu mereka masuk ke pasar digital. Beberapa hasil pertanian bahkan sudah dikirim ke luar daerah karena kualitasnya di atas rata-rata,” jelas Sukirno.
Transformasi ini tidak bisa berdiri sendiri. Pemerintah desa aktif menjalin kerja sama dengan PT Multi Harapan Utama (MHU), Diskominfo Kukar, dan instansi lainnya dalam mengadakan pelatihan-pelatihan yang menyasar petani, pelaku UMKM, hingga pemuda desa.
Di sisi lain, digitalisasi informasi publik desa turut digencarkan. Lewat pendampingan dari Diskominfo Kukar, berbagai kebijakan dan laporan desa kini dipublikasikan secara terbuka. Menjadikannya sebagai salah satu praktik terbaik dalam transparansi desa di Kukar.
Kini, dengan semangat gotong royong yang dibalut inovasi teknologi, Loh Sumber tak hanya mengukuhkan diri sebagai desa mandiri secara administratif, tetapi juga menjadi inspirasi tentang bagaimana kolaborasi lintas sektor bisa mengubah wajah desa secara berkelanjutan.
“Kami belum sempurna, tapi kami bergerak. Dan setiap langkah kecil yang kami ambil, adalah bagian dari perubahan besar yang sedang kami bangun bersama,” tutup Sukirno.
(Adv/Diskominfo/Kukar)
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







