Klinik WPM Kukar Torehkan Prestasi Nasional, Cetak Ribuan Wirausaha Muda Berdaya Saing
TENGGARONG – Program inovatif Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM) yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mencetak prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui kerja keras dan kolaborasi lintas sektor, Klinik WPM berhasil membawa Kukar meraih posisi keempat dalam nominasi Kabupaten/Kota Layak Wirausaha Muda (Wiramuda) tingkat nasional oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
“Alhamdulillah, Kukar mampu bersaing dengan kota besar seperti Sleman, Banjarmasin, dan Ambon. Ini adalah hasil dari kerja keras semua pihak yang terlibat dalam program Klinik WPM,” ungkap Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, Rabu (27/11/2024).
Keberhasilan Klinik WPM tidak lepas dari pendekatan pentahelix, yang melibatkan lima elemen utama: perusahaan, akademisi, masyarakat, pemerintah daerah, dan wirausaha mapan. Program ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga membuka akses kolaborasi antara wirausaha muda dengan mitra strategis, termasuk perusahaan di Ring 1 dan Ring 2 Kukar.
“Kami memberikan pelatihan berbasis kebutuhan riil wirausaha muda, didukung akademisi untuk memperkuat materi, dan melibatkan mentor dari pelaku usaha sukses,” jelas Aji Ali.
Hingga kini, Klinik WPM telah membina lebih dari 3.000 wirausaha muda yang tersebar di berbagai sektor usaha, dari kuliner hingga teknologi kreatif. Program ini menawarkan layanan menyeluruh, mulai dari pelatihan, pendampingan, hingga penyediaan alat bantu usaha, yang dirancang agar wirausaha muda di Kukar mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar dan bersaing di tingkat nasional.
“Kami berupaya menciptakan ekosistem UMKM yang kokoh melalui sinergi dengan OPD lain, seperti Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perdagangan, hingga Dinas Pariwisata. Semua bersinergi untuk memaksimalkan hasil,” tambahnya.
Tidak hanya mencetak wirausaha mandiri, program ini juga menghasilkan banyak alumni yang berprestasi. Beberapa di antaranya berhasil membawa nama Kukar ke panggung nasional, membuktikan bahwa wirausaha muda daerah mampu bersaing di level tertinggi.
“Kami mendengarkan passion anak muda, memberikan pelatihan yang relevan, dan memastikan mereka siap menghadapi tantangan pasar. Hasilnya, banyak alumni yang kini menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya,” terang Aji Ali.
Ke depan, Dispora Kukar berkomitmen untuk terus mengembangkan Klinik WPM dan memperluas jangkauannya agar lebih banyak pemuda yang terlibat dalam ekosistem ekonomi kreatif.
“Prestasi ini adalah bukti potensi besar pemuda Kukar. Kami yakin, dengan pembinaan yang berkelanjutan, wirausaha muda di Kukar dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan inspirasi bagi daerah lain,” pungkasnya.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now






