Palagan Media
Beranda Kutai Kartanegara Desa Suka Maju Kembangkan Gua Batu Gelap, Siapkan Fasilitas dan Akses Pendukung

Desa Suka Maju Kembangkan Gua Batu Gelap, Siapkan Fasilitas dan Akses Pendukung

Foto : Kades Suka Maju, Kuswara (Istimewa)

TENGGARONG – Pemerintah Desa Suka Maju, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mengembangkan potensi wisata lokal dengan menjadikan Gua Batu Gelap sebagai salah satu titik fokus pembangunan sektor pariwisata desa.

Gua alami ini memiliki karakteristik unik berupa batuan gamping dengan puluhan jalur masuk dan keluar yang saling terhubung. Kondisi ini menarik perhatian kelompok pencinta alam dan mahasiswa yang kerap melakukan kegiatan eksplorasi.

“Gua ini memiliki banyak pintu yang saling terhubung. Banyak yang datang untuk eksplorasi, tapi memang belum tertata dengan baik,” kata Kuswara, Kepala Desa Suka Maju, Jumat (16/5/2025).

Sebagai langkah awal, pemerintah desa telah membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang akan bertanggung jawab dalam pengelolaan dan penyambutan pengunjung. Selain itu, beberapa infrastruktur pendukung juga mulai disiapkan.

“Kami sudah ajukan permohonan pemasangan jaringan listrik ke lokasi. Ke depan, akan kami bangun fasilitas istirahat seperti gazebo,” jelas Kuswara.

Akses jalan menuju lokasi juga mulai dibenahi secara bertahap. Sepanjang dua kilometer jalan menuju Gua Batu Gelap sudah dilakukan semenisasi sejak 2024, yang kini memudahkan kendaraan roda dua maupun pejalan kaki menuju kawasan.

Menurut Kuswara, Gua Batu Gelap tidak hanya menarik sebagai objek wisata alam, tetapi juga memiliki nilai edukatif. Struktur dan kondisi gua dinilai bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran tentang geologi dan ekosistem gua, terutama bagi kalangan pelajar dan mahasiswa.

“Selain jadi tempat wisata, kami ingin menjadikan gua ini sebagai tempat edukasi alam yang bisa dimanfaatkan oleh sekolah maupun komunitas pecinta lingkungan,” tambahnya.

Dengan potensi yang ada, pemerintah desa berharap pengembangan wisata ini dapat memberi dampak ekonomi langsung bagi warga. Warga desa didorong untuk berpartisipasi dalam kegiatan pendukung, seperti jasa pemandu, penyedia makanan lokal, hingga pengelolaan fasilitas parkir.

“Ke depan, kami ingin agar masyarakat bisa terlibat langsung. Wisata ini harus memberi manfaat, bukan hanya menjadi tempat singgah,” tutupnya. (Adv/Diskominfo/Kukar)

Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan