Darlis Minta PT. IMM Lengkapi Program Gratispoll Pendidikan Dalam Penyaluran CSR
PALAGANMEDIA.ID, SAMARINDA – Menjelang berakhirnya masa operasional PT Indominco Mandiri (IMM) pada 2025, perusahaan tambang besar yang beraktivitas di Kutai Timur dan Bontang itu didorong untuk memperkuat kontribusi sosial, khususnya dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan pendidikan.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menegaskan pentingnya peran perusahaan dalam meninggalkan dampak positif bagi masyarakat sekitar, terutama mereka yang berada di ring-1.
“Kita tidak ingin pascatambang masyarakat sekitar justru kehilangan arah. PT IMM harus membangun legacy yang kuat di bidang pendidikan dan keterampilan agar warga tetap punya masa depan setelah tambang berhenti,” terangnya.
Darlis juga mendorong agar program bantuan pendidikan dari PT Indominco diarahkan untuk melengkapi program GratisPoll milik Pemprov Kaltim. Ia menilai dukungan seperti uang saku, penyediaan asrama mahasiswa, pelatihan keterampilan, hingga penguatan pendidikan vokasi akan jauh lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kalau IMM ingin dikenang sebagai perusahaan yang peduli, maka sekaranglah saatnya memperkuat dukungan terhadap pengembangan SDM lokal,” ujarnya.
Darlis juga menekankan pentingnya pelatihan keterampilan dan pembukaan lapangan kerja non-tambang. Ia menyoroti masih banyak warga yang terlalu bergantung pada industri batubara tanpa memiliki keahlian alternatif.
“Pelatihan kerja itu harus disiapkan mulai sekarang. Kita ingin warga ring-1 bisa mandiri dan tidak bingung ketika tambang tutup. Jangan sampai yang tersisa cuma lubang dan masalah,” sebutnya
Komisi IV DPRD Kaltim juga menyoroti persoalan pencemaran lingkungan, khususnya di kawasan Sungai Santan. Mereka mendesak PT Indominco Mandiri untuk lebih terbuka dan responsif dalam menanggapi dampak operasional terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar.
“Kami tidak mau program CSR hanya jadi formalitas. Masalah lingkungan dan sosial harus ditangani serius. Itu bagian dari tanggung jawab moral dan hukum perusahaan,” imbuhnya.
Darlis menegaskan pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan CSR dan program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), khususnya bagi perusahaan yang mendekati akhir masa kontrak tambang.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam merancang pembangunan berkelanjutan pascatambang agar manfaat ekonomi terus berlanjut setelah tambang tutup.
“Tambang bisa berhenti, tapi pembangunan manusia harus jalan terus. Ini waktunya IMM menunjukkan komitmen sejati untuk Kaltim,” pungkasnya. (Ahmad/Adv/DPRDKaltim)
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







