Soroti Lingkungan Aktivitas Pertambangan, Syarifatul Minta Pengawasan Ketat Dari Pemerintah
PALAGANMEDIA.ID, Samarinda – Beberapa pekan terakhir, Kalimantan Timur kembali dilanda banjir di sejumlah wilayah. Menanggapi kondisi ini, Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, angkat suara. Ia menegaskan bahwa banjir yang terjadi bukan semata-mata akibat curah hujan tinggi, tetapi juga dipicu oleh aktivitas pertambangan yang semakin tak terkendali.
“Ini merupakan fenomena alam, namun penyebabnya beragam. Salah satu faktornya adalah curah hujan yang tinggi, terutama di daerah hulu. Selain itu, aktivitas tambang legal pun turut menyumbang terjadinya bencana ini,” ungkapnya.
Syarifatul menegaskan bahwa pemerintah provinsi harus lebih serius dan tegas dalam menyikapi aktivitas pertambangan yang menjalar di seluruh daerah di Kalrim, khususnya dalam pengelolaan sektor lingkungan.
Ia pun membeberkan sejauh ini banyak perusahaan yang mengabaikan lingkungan sekitar aktivitasnya, hal inilah yang menimbulkan sejumlah bencana seperti banjir dan tanah longsor.
“Kami berharap ke depan ada evaluasi menyeluruh terhadap tambang-tambang yang ada. Harus ada penyesuaian agar aktivitas tambang lebih ramah lingkungan dan tidak menimbulkan bencana. Kami mendorong agar pemerintah provinsi benar-benar memperhatikan hal ini dalam menetapkan kebijakan,” imbuhnya.
Syarifatul juga menyoroti pemprov untuk melakukan pengawasan ketat tidak hanya sebatas administratif namun juga terhadap teknis dan dampak lingkungan yang ditimbulkan
“Tambang yang merusak harus ditindak. Evaluasi bukan hanya soal izin, tetapi juga bagaimana praktiknya di lapangan. Kami tidak menolak tambang, tetapi aktivitasnya harus berkelanjutan dan tidak merugikan masyarakat,” ujarnya.
Syarifatul menekankan bahwa kondisi ekstrem yang belakangan terjadi di Kaltim harus menjadi peringatan serius. Ia menilai, langkah pencegahan mutlak diperlukan melalui pengawasan lingkungan yang ketat serta pengetatan izin tambang. (Ahmad/Adv/DPRDKaltim)
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now






