Palagan Media
Beranda Kutai Kartanegara Pemdes Liang Ulu Ajukan Pembangunan Jalan Penghubung ke Kota Bangun Ilir untuk Program Prioritas 2026

Pemdes Liang Ulu Ajukan Pembangunan Jalan Penghubung ke Kota Bangun Ilir untuk Program Prioritas 2026

Foto : Kades Liang Ulu, Mulyadi (Istimewa)

TENGGARONG – Pemerintah Desa Liang Ulu, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kembali mengusulkan pembangunan jalan penghubung ke wilayah Kota Bangun Ilir untuk dimasukkan dalam prioritas program Pemerintah Kabupaten Kukar pada tahun anggaran 2026.

Kepala Desa Liang Ulu, Mulyadi, menyebutkan bahwa pengajuan ini telah dibahas dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa, dan ditujukan untuk membuka konektivitas antarwilayah yang dinilai cukup vital bagi aktivitas masyarakat.

“Jalan lama yang dulu digunakan, yaitu Jalan Awang Long, kondisinya sudah tidak bisa dilalui. Saat ini warga harus memutar cukup jauh untuk mencapai wilayah Kota Bangun Ilir,” jelasnya. (15/5/2025)

Menurut Mulyadi, pembangunan jalan penghubung tidak hanya akan mempercepat mobilitas penduduk, tetapi juga memperlancar akses menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok.

“Warga kami sebagian besar menggantungkan aktivitas pada wilayah sekitar Kota Bangun Ilir. Karena itu, konektivitas sangat penting untuk menunjang kegiatan ekonomi dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Mulyadi mengungkapkan bahwa usulan terkait jalan ini bukan yang pertama kali diajukan. Namun hingga kini, belum terealisasi dalam program pembangunan kabupaten. Ia berharap, dengan dukungan data dan kebutuhan masyarakat yang semakin mendesak, Pemkab Kukar dapat menjadikannya sebagai salah satu agenda prioritas tahun depan.

“Kami sudah lengkapi dengan kebutuhan teknis dan peta wilayah. Mudah-mudahan tahun 2026 bisa masuk dalam program prioritas,” tambahnya.

Lebih jauh, Mulyadi berharap pembangunan jalan ini bisa menjadi bagian dari upaya pemerataan infrastruktur antarwilayah di Kukar, khususnya di desa-desa yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses.

“Pemerataan infrastruktur adalah bagian dari pelayanan dasar. Kami berharap semua wilayah, termasuk Liang Ulu, bisa mendapatkan perhatian yang sama,” tutupnya. (Adv/Diskominfo/Kukar)

Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan