Palagan Media
Beranda Kutai Kartanegara Dari Pekarangan ke Pangan: Desa Segihan Bangun Ketahanan Rumah Tangga Lewat Bioflok

Dari Pekarangan ke Pangan: Desa Segihan Bangun Ketahanan Rumah Tangga Lewat Bioflok

Foto : Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi. (Adv)

TENGGARONG – Tak perlu hamparan sawah luas untuk membangun ketahanan pangan. Desa Segihan, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar), membuktikan bahwa kemandirian pangan bisa tumbuh dari pekarangan rumah.

Lewat program inovatif bertajuk “Satu Rumah Satu Bioflok”, warga desa mulai menanam sayuran dan membudidayakan ikan di halaman masing-masing. Gagasan sederhana ini kini menjadi motor perubahan yang berdampak besar.

“Pekarangan bukan sekadar halaman kosong. Di sana bisa tumbuh pangan, bisa lahir kemandirian,” ujar Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi. Sabtu (2/8/2025).

Program ini diluncurkan tahun lalu sebagai bentuk gerakan lokal menghadapi isu ketahanan pangan dan fluktuasi harga bahan pokok. Tahun ini, komitmen desa diperkuat dengan pengalokasian Rp600 juta dari Dana Desa untuk membenahi infrastruktur penunjang—mulai dari embung, irigasi, hingga drainase.

“Kami tidak ingin petani terus was-was gagal panen karena kekurangan air. Infrastruktur adalah kunci,” jelas Hendra.

Embung yang dibangun kini berfungsi ganda: mengairi lahan pertanian sekaligus menjadi kolam budidaya ikan bagi warga. Di sejumlah titik, kegiatan beternak juga mulai dikembangkan untuk menambah sumber penghasilan rumah tangga.

Transformasi di Desa Segihan tak hanya memperkuat sektor pertanian dan perikanan, tapi juga mengubah cara pandang masyarakat terhadap potensi di sekeliling rumah mereka.

“Kita tidak perlu selalu menunggu bantuan. Cukup mulai dari pekarangan sendiri, dampaknya bisa luar biasa,” tegas Hendra. (Adv/Diskominfo/Kukar)

Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan