Samarinda Masuk Daftar 5 Kota Terburuk Soal Sampah, DPRD Kaltim Desak Perbaikan Serius
PALAGANMEDIA.ID, Samarinda — Kota Samarinda kembali menjadi sorotan, kali ini terkait persoalan pengelolaan sampah. Pemerintah pusat menempatkan Samarinda sebagai salah satu dari lima kota di Kalimantan Timur dengan kinerja pengelolaan sampah terburuk.
Temuan tersebut langsung menuai reaksi dari Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin. Ia menyayangkan kondisi ini, apalagi Samarinda menyandang status sebagai ibu kota provinsi yang seharusnya bisa menjadi contoh daerah lain dalam menjaga lingkungan.
“Kalau benar Samarinda termasuk lima besar terburuk dalam pengelolaan sampah, tentu ini memprihatinkan. Samarinda adalah wajah Kalimantan Timur, seharusnya bisa lebih baik,” tegas Fuad.
Meski begitu, Fuad mengakui upaya Pemkot Samarinda dalam memperbaiki kondisi ini sudah mulai terlihat, namun hasilnya masih belum maksimal. Ia menilai penegakan aturan masih perlu diperkuat, terutama bagi warga yang membuang sampah sembarangan.
“Pemerintah kota memang sudah bergerak, tapi tinggal bagaimana mempercepat dan memperluas dampaknya. Penegakan aturan harus konsisten supaya masyarakat juga disiplin,” jelasnya.
Ia juga menyoroti bahwa buruknya pengelolaan sampah berdampak langsung pada masalah banjir yang kerap terjadi di Samarinda. Banyak saluran air tersumbat sampah rumah tangga dan limbah liar yang tidak tertangani.
Fuad turut mendukung langkah Pemkot Samarinda yang memindahkan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dari Bukit Pinang ke Sambutan. Menurutnya, Bukit Pinang sudah tidak layak karena lokasinya yang dekat dengan permukiman warga dan rawan kebakaran.
“Kebakaran TPA Bukit Pinang beberapa waktu lalu jelas berdampak ke kesehatan warga. Pemindahan ke Sambutan itu langkah tepat, tinggal bagaimana pengelolaan di lokasi baru benar-benar lebih baik,” tandasnya. (Ahmad/Adv/DPRDKaltim)
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now






